Masa pandemi covid-19 yang melanda dunia sejak awal tahun 2020 membuat berbagai bidang mau tidak mau mengalami perubahan. Hal perubahan tersebut terjadi karena setiap individu wajib mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari covid-19. Bersamaan dengan hal tersebut bidang pendidikan yang dalam aktivitasnya melakukan tatap maya harus merubah menjadi sistem daring.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai perguruan tinggi negeri pun melakukan hal yang sama demi mematuhi kebijakan protokol tersebut. Universitas Pendidikan Indonesia menerapkan pembelajaran sistem dalam jaringan (daring) untuk proses belajar mengajar. Program Studi Sistem Informasi Kelautan sebagai salah satu Program Studi terbaru di UPI guna tetap melakukan perkuliahan sistem daring dengan mendatangkan dosen tamu pada hari Kamis, 26 April dan 6 Mei 2021. Dosen tamu tersebut adalah Kiki Fakhri Dermawan, seorang Magister Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung yang juga bekerja sebagai Lead Cloud Platform Digital Solutions – Indostorage. Ia Sebagai dosen tamu pada mata kuliah Jaringan Komputer. Jaringan Komputer merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kelautan. Mata kuliah Jaringan Komputer ini memberikan dasar konsep tentang bagaimana sebuah jaringan komputer dapat dibangun dan diterapkan pada suatu
tempat yang ada. Dari sisi praktek, mahasiswa akan belajar mulai dari peralatan jaringan, instalasi LAN dan internet, pengetesan jaringan, subnetting, vLAN, routing, dan blocking.

Kuliah yang dilaksanakan menggunakan Google Meet ini membahas dua topik utama yaitu High Availability Services dan Pengantar Cloud Computing. Pada kuliah yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2021 yang membahas tentang High Availability Services, Kiki Fakhri menjelaskan “dengan infrastruktur jaringan yang semakin modern, virtualisasi akan memiliki banyak kelebihan. Virtualisasi akan memiliki banyak kelebihan. Salah satunya adalah menggunakan konsep High Availability. Pada High Availability berperan jika suatu server (aplikasi) mengalami down atau tidak berfungsinya layanan dapat dikurangi. Waktu downtime dan mengembalikan layanan atau sistem dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak mengganggu operasional atau bisnis yang dilakukan oleh perusahaan”.

Pada kuliah yang dilakukan pada tanggal 06 Mei 2021 yang membahas tentang Pengantar Cloud Computing, Kiki Fakhri menjelaskan “ cloud computing sederhananya adalah metode penyimpanan layanan melalui internet. Jadi pada saat kita ingin melakukan penyimpanan menggunakan metode cloud computing kita hanya memerlukan jaringan internet saja”. Cloud computing bukan hanya sekedar alat penyimpanan saja. Berkat cloud computing, pengguna dapat mengecek email atau bahkan penyimpanan dari manapun seperti Dropbox atau Google Drive.
Dengan demikian, perusahaan-perusahaan yang menggunakan cloud dapat memangkas biaya secara signifikan.

Dengan hadirnya dosen tamu ini, menambah pengetahuan mahasiswa terkait Jaringan Komputer dan mendapatkan gambaran mengenai Lead Cloud Platform Digital Solutions di Indostorage. [Humas SIK]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *