Sejak munculnya pandemi Covid-19 di Tahun 2020 segala aktifitas terutama pendidikan dialihkan kedalam media dalam jaringan (daring). Hal ini pun berlaku pula pada Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Demi menjaga protokol kesehatan kegiatan belajar mengajar daring dilakukan. Pandemi Covid-19 yang terjadi hingga saat ini menuntut semua pihak untuk mau beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru. Di Program Studi Sistem Informasi Kelautan perkuliahan daring dilaksanakan dengan memanfaatkan beberapa Learning management system (LMS) seperti Google Meet, Google Classroom, Zoom Cloud Meeting, maupun LMS yang dimiliki UPI seperti Sistem Pembelajaran Online Terpadu (SPOT) UPI.

Untuk tetap melaksanakan komitmennya yaitu memberikan pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa/i Sistem Informasi Kelautan dalam mengemban ilmu meningkatkan wawasan dan pengetahuannya, Program Studi Sistem Informasi Kelautan menghadirkan dosen tamu yang berkompeten di bidangnya. Dosen tamu yang membawakan materi pada perkuliahan tersebut adalah Bapak Ari Sandi Muchtar, S.Pi., M.Si yang merupakan seorang Staf Ahli Multi Planning Consultant.

Perkuliahan ini dilakukan pada Senin, 3 Mei 2021 melalui aplikasi Zoom Meeting yang diikuti oleh 110 peserta yang berasal dari tiga kelas. Dalam perkuliahan daring ini beliau memberikan materi mengenai Valuasi Ekonomi Terumbu Karang yang merupakan sub bagian dari Mata Kuliah Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Mata kuliah Ekonomi Kelautan dan Perikanan merupakan mata kuliah wajib yang ditempuh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kelautan. Dosen pengampu mata kuliah ini sendiri yaitu Bapak La Ode Alam Minsaris,S.Pi., M.Si.

Bapak Ari Sandi Muchtar, S.Pi., M.Si menjelaskan mulai dari  pengertian dari Valuasi Ekonomi, Valuasi Ekonomi dan Sumber Daya Lingkungan, serta Pengertian dan Manfaat Valuasi Ekonomi Terumbu karang baik langsung maupun tidak langsung. “Apa itu valuasi ekonomi? Yaitu merupakan upaya untuk memberikan nilai kuantitatif terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh simber daya alam dan lingkungan. Suatu alat ekonomi yang menggunakan teknik penilaian tertentu untuk mengestimasi nilai uang dan barang serta jasa yang dihasilkan oleh sumber daya alam dan lingkungan”.

Selanjutnya Bapak Ari Sandi Muchtar, S.Pi., M.Si memberikan penjelasan mengenai valuasi ekonomi sumber daya alam dan lingkungan. Valuasi ekonomi sumber daya alam dan lingkungan memberikan pemahaman mengenai pengambil kebijakan dapat menentukan penggunaan sumber daya alam dan lingkungan yang efektif dan efisien. Hal ini disebabkan aplikasi valuasi ekonomi menunjukkan hubungan antara konservasi sumber daya alam dengan pembangunan ekonomi. Terdapat masalah dalam valuasi ekonomi sumber daya alam dan lingkungan, yaitu kurangnya informasi terhadap nilai suata barang dan jasa sehingga tidak menghargai nilai tersebut. Karena kurangnya informasi tersebut kita menjadi undervalue, yaitu suatu sumber daya alam yang sebenarnya bernilai namun justru dianggap tidak bernilai. Akibatnya, terjadi pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab.

Selanjutnya Bapak Ari Sandi Muchtar, S.Pi., M.Si memaparkan kembali inti perkuliahan yaitu Valuasi Ekonomi Terumbu Karang yang merupakan upaya untuk memberikan nilai kuantitatif terhadap terumbu karang, baik atas dasar nilai pasar (market value) maupun nilai non-pasar (non market value) atau dapat disebut juga manfaat langsung dan manfaat tidak langsung.

Manfaat langsung terumbu karang antara lain, Manfaat Langsung Perikanan Terumbu, Manfaat Langsung Pariwisata, Manfaat Langsung Pemanfaatan Karang, Manfaat Langsung Penelitian dan lain-lain. Total Manfaat Langsung (TML) adalah penjumlahan seluruh manfaat dan fungsi langsung terumbu karang. Manfaat tidak langsung terumbu karang yaitu sebagai pemecah ombak/pelindung pantai.

Dengan hadirnya dosen tamu ini, menambah pengetahuan mahasiswa terkait valuasi ekonomi terumbu karang dan mendapatkan gambaran mengenai multi planning consultant pada bidang kelautan dan perikanan. [Humas SIK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *