SERANG, (UPI). Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Serang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Serang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Serang serta Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu secara daring melalui zoom meeting, di Serang, Selasa pagi(09/02/2021).

FGD ini merupakan langkah awal penjajagan kerjasama dengan pemerintah daerah di lingkungan Kab. Serang dan instansi yang terkait dengan bidang pendidikan dan kemaritiman. Hal ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi Kampus UPI di Serang karena sejalan dengan adanya program studi (prodi) pendidikan, yaitu PGSD dan PGPAUD dan prodi kemaritiman, antara lain Pendidikan Kelautan dan Perikanan (PKP), Sistem Informasi Kelautan (SIK) dan Logistik Kelautan (LK) di lingkungan Kampus UPI di Serang.

Dr. Asep Nugrahajaya, M.MPd. selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Suhardjo, S.Pi, MM., sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Serang serta Asep Saepulloh, SP, M.Si. selaku Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu hadir sebagai narasumber.

“Dengan adanya FGD ini bapak berharap bahwa nanti terjalin secara kealamiahan dengan unit-unit yang ada di kabupaten Serang, misalnya PGSD dan PG-PAUD bekerjasama dengan SD Lab dan TK Lab UPI Serang yang nanti tersambung dengan dinas pendidikan yang membawahi SD ataupun TK/PAUD yang ada di Desa Lontar, karena kita bertujuan menjadikan Desa Lontar menjadi desa binaan UPI Serang. Untuk SIK diharapkan dapat memberdayakan administrasi desa yang modern dengan melakukan digitalisasi dan mengembangkan web agar potensi Desa Lontar bisa terangkat posisinya dan bisa berjualan dengan sistem online. Untuk prodi PKP diharapkan bisa bersinergi dengan pelelangan ikan, pemberdayaan pelabuhan, dan melakukan penanaman mangrove. Terakhir untuk LK silahkan melakukan kerjasama dengan pelabuhan Banten untuk memberdayakan lini ekonomi di pesisir laut Banten”, kata Direktur Kampus UPI di Serang, Drs. H. Herli Salim, M.Ed, Ph.D. dalam sambutannya.

Dalam pemateriannya, Dr. Asep Nugrahajaya, M.MPd. menyampaikan bahwa kehadiran program studi kemaritiman (PKP, SIK dan LK) di Serang melalui kampus UPI di Serang ini menjadi sarana yang memiliki nilai dan berkualitas tinggi karena dikelola oleh perguruan tinggi negeri yang profesional. Saya pribadi sebagai personil daerah yang lahir dari Kampus UPI merasa bangga dan sangat mendukung kerjasama ini. Dalam bidang pendidikan, PGSD, PGPAUD, dan PKP tentunya dapat menjadi supply tenaga pengajar di lingkungan Kab. Serang dan di bidang usaha kemaritiman ada prodi SIK dan LK. Saya himbau untuk segera diskusi dengan pemerintah daerah dan membuat MoU kerjasama antara Rektor UPI dengan Kepala Daerah Kab. Serang.

Asep Saepulloh, SP, M.Si. selaku Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu juga menyampaikan bahwa di lingkungan Karangantu sendiri kami memiliki permasalahan terkait anak-anak nelayan yang usia dini dan sekolah dasar karena selama ini dikelola oleh dharma wanitanya. Tentunya kerjasama ini disambut baik mengingat di UPI ada prodi PGSD, PGPAUD dan PKP. Selain itu, potensi perikanan di lingkungan Kab. Serang ini sangat besar karena memiliki garis pantai sepanjang 500 km dengan luas perairan 11.500 Km2 yang tentunya sangat terbantu dengan hadirnya prodi PKP, SIK dan LK dari UPI Serang. Ke depan, kami PPN Karangantu siap mewadahi kerjasama penanaman mangrove di Marine Station Lontar milik UPI Serang.

Selanjutnya, dalam FGD ini Suhardjo, S.Pi, MM., sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Serang juga menyampaikan bahwa potensi Desa Lontar yang didukung dengan hadirnya Marine Station Lontar UPI terdiri dari potensi air payau untuk budidaya tambak, kemudian potensi air laut untuk budidaya rumput laut serta perikanan yang menunjang ketahanan pangan masyarakat di Desa Lontar. [kd-serang.upi.edu]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *